Global Warming Sebabkan Binatang Mengecil


Iklim bumi semakin lama semakin panas. Efek pemanasan global pun kian menjadi ancaman. Peneliti juga menemukan bahwa efek pemanasan global tersebut berpengaruh juga pada ukuran binatang yang ada sekarang. Dengan suhu bumi yang semakin meningkat, ukuran hewan yang kini ada pun jadi semakin mengecil. Efek pengkerdilan binatang ini tidak hanya terkadi di satu bagian bumi saja tapi sudah berdampak menyeluruh mulai dari beruang kutub di Artik hingga coral reefs di laut tropis.

Hubungan antara peningkatan suhu bumi dengan ukuran binatang memang terbukti ada, ujar Martin Daufresne dari Aix-en-Provence, badan penelitian dari Prancis. “Menjadi kecil berarti mengindikasikan pada spesies yang berukuran kecil, tetapi itu juga berarti bahwa sepsis tersebut terlihat lebih muda atau lebih kecil daripada umurnya,” Daufresne menjelaskan.

Ia dan rekannya menggunakan survey jangka panjang untuk melakukan pengukuran pada beberapa komunitas akuatik yang terdiri dari berbagai macam organisme, termasuk bacteria, pitoplankton, dan ikan yang tinggal pada berbagai macam lingkungan mulai dari sungai hingga air laut. Penelitian ini memperlihatkan bahwa rata-rata komunitas tersebut akan semakin mengecil seiring dengan meningkatnya termperatur setiap harinya.

Contohnya, komunitas ikan yang hidup di Sungai besar di Perancis. Peneliti menemukan adanya pengurangan ukuran ikan sebesar 60% dari waktu ke waktu selama dua ratus tahun, ujar Daufresne kepada LiveScience. Ia juga menjelaskan bahwa hubungan antara global warming dengan pengerdilan ukuran yang terjadi masih belum jelas dan perlu penelitian yang jauh lagi. Namun, satu hal yang pasti adalah global warming telah berpengaruh pada ukuran fisik makhluk hidup di seluruh bagian dunia.

Penelitian pada satwa di laut juga mendorong peneliti lain membuktikan efek global warming ini pada satwa yang hidup di darat. Peneliti lainnya kemudia mencoba mengamati domaba-domba di Skotlandia. Ternyata, hipotesis yang menyatakan bahwa suhu mempengaruhi ukuran hewan semakin mengecil benar adanya. Domba skotlandia juga semakin mengecil jika dibandingkan ukurannya semula pada beberapa abad sebelumnya.

Daufresne juga melihat bahwa akibat dari adanya pengerdilan ini akan berdampak pada rantai makanan. “Ukuran spesies ini akan berpengaruh pada rantai makanan. Semakin besar sebuah makhluk pasti akan semakin tinggi urutan dalam rantai makanan,” ujar Daufresne.

Mungkin karena global warming ini juga ukuran manusia hingga ukuran binatang juga semakin mengecil. Jika pada tempo dulu, ukuran manusia begitu besar, kini ukuran manusia pun tidak lebih dari dua meter. Jika pada masa purba dulu, binatang yang hidup semacam dinosaurus dan kawan-kawan, kini binatang-binatang besar itu pun sudah punah. Inilah satu dari sedikit dampak nyata dari sebuah global warming yang telah menjadi keprihatinan dunia. (sab/foto: thebsreport)

sumber :

nah loh, ayo mahasiswa universitas surabaya jangan di kampus aja hijau nya, tapi dimana2.. ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: